Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-settings.php on line 472

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-settings.php on line 487

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-settings.php on line 494

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-settings.php on line 530

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-includes/cache.php on line 103

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-includes/query.php on line 21

Deprecated: Assigning the return value of new by reference is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-includes/theme.php on line 623

Deprecated: Function eregi() is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1159

Deprecated: Function eregi() is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1160

Deprecated: Function eregi() is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1161

Deprecated: Function eregi() is deprecated in /home/felixs/public_html/felix/wp-content/plugins/statpress/statpress.php on line 1162

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/felixs/public_html/felix/wp-settings.php:472) in /home/felixs/public_html/felix/wp-includes/feed-rss2-comments.php on line 8
Comments on: Fatwa Golput: Isyarat Gagalnya Demokrasi http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/ there's only one truth Sun, 05 Feb 2012 23:52:49 +0000 http://wordpress.org/?v=2.6.3 By: Aswar Anas http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-1979 Aswar Anas Tue, 06 Jul 2010 08:14:32 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-1979 kalo saya, sungguh keliru, ketika fatwa itu dibenarkan, karena kalo kita mau merujuk kepada sunnah sahabat, maka tidak semua orang memilih pemimipin, lagipula itukan hanya fatwa ulama yang ingin memenangkan calon yang diunggulkan, dan yang perlu kita ketahui adalah, calon pemimpin sekarang hanya kaya dengan visi-misi tidak dengan bukti (kaya teori deoang) kalo saya, sungguh keliru, ketika fatwa itu dibenarkan, karena kalo kita mau merujuk kepada sunnah sahabat, maka tidak semua orang memilih pemimipin,
lagipula itukan hanya fatwa ulama yang ingin memenangkan calon yang diunggulkan, dan yang perlu kita ketahui adalah, calon pemimpin sekarang hanya kaya dengan visi-misi tidak dengan bukti (kaya teori deoang)

]]>
By: ali http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-508 ali Wed, 13 May 2009 07:51:39 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-508 Ustadz, tanya lagi dong.. Seringnya nih kita balik ditanya, kalau tidak melalui parlemen, mana dan apa hasil kalian menegakkan syariat? karena kita sering dianggap orang malas yg nggak mau bergerak merubah sistem. Ustadz, tanya lagi dong..
Seringnya nih kita balik ditanya, kalau tidak melalui parlemen, mana dan apa hasil kalian menegakkan syariat? karena kita sering dianggap orang malas yg nggak mau bergerak merubah sistem.

]]>
By: saiful ichsan http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-489 saiful ichsan Thu, 16 Apr 2009 18:30:14 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-489 Jangan GOLPUT.....!!!!!! jika..? ada Capres/ Cawapres yang berani bsrsumpah miskin jika berdosa, berani di sumpah pocong,tidak pernah telat sedetikpun untuk bersembahyang, tidak sewot jika di demo, terus senyum bila mendapat kritikan, tidak pernah ngambek karena kecapekan, tidak marah jika di sindir, tidak pernah menampakkan bantuannya didepan umum Dll. insyaAllah dijamin aman dari bahaya konflik. Jangan GOLPUT…..!!!!!!
jika..?
ada Capres/ Cawapres yang berani bsrsumpah miskin jika berdosa, berani di sumpah pocong,tidak pernah telat sedetikpun untuk bersembahyang, tidak sewot jika di demo, terus senyum bila mendapat kritikan, tidak pernah ngambek karena kecapekan, tidak marah jika di sindir, tidak pernah menampakkan bantuannya didepan umum Dll. insyaAllah dijamin aman dari bahaya konflik.

]]>
By: ali http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-191 ali Mon, 23 Mar 2009 08:54:26 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-191 Assalamu'alaykum,, ustadz, saya mau tanya, contoh hukum baik-buruk itu yang seperti apa, benar-salah yang seperti apa, administratif teknis yang seperti apa, dan batasan hak manusia berkaitan dengan hukum2 tersebut. terimakasih Assalamu’alaykum,,

ustadz, saya mau tanya, contoh hukum baik-buruk itu yang seperti apa, benar-salah yang seperti apa, administratif teknis yang seperti apa, dan batasan hak manusia berkaitan dengan hukum2 tersebut.

terimakasih

]]>
By: nurrahman http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-190 nurrahman Mon, 23 Mar 2009 03:30:21 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-190 ada sedikit info lgsg dari ustadz2 di MUI. bahwa fatwa yang lengkap mengenai golput haram ada di sini : http://nurrahmanarif.wordpress.com/2009/02/13/golput-haram/ tapi media sama sekali tidak meliputnya...informasi klo sudah berbau bisnis memang terkadang tidak akurat..wallahu'alam.. salam kenal, by nurrahman ada sedikit info lgsg dari ustadz2 di MUI. bahwa fatwa yang lengkap mengenai golput haram ada di sini :

http://nurrahmanarif.wordpress.com/2009/02/13/golput-haram/

tapi media sama sekali tidak meliputnya…informasi klo sudah berbau bisnis memang terkadang tidak akurat..wallahu’alam..

salam kenal, by nurrahman

]]>
By: naura http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-182 naura Wed, 18 Mar 2009 09:54:10 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-182 yach...begitulah ulama' sekarang sudah tidak dapat dipastikan kebenaran fatwanya :cry:, dan hanyalah keraguan yang keluar dari umat semua.... :idea: kadang kita juga sempat bertanya-tanya sebenarnya apa keinginan ualama' kita ini :shock: ? tapi sayangnya pertanyaan tak pernah terjawabkan karena beragamnya keinginan ualama' sekarang ini :evil: TAPI JANGAN KUATIR saudara-saudaraku seaqidah ternyata umat sudah pada melek dan sudah tidak tidur lagi....mereka akan bisa membedakan mana yang harus di ikuti dan mana yang harus ditinggalkan....Allahuakbar... :grin: yach…begitulah ulama’ sekarang sudah tidak dapat dipastikan kebenaran fatwanya :cry:, dan hanyalah keraguan yang keluar dari umat semua…. :idea:
kadang kita juga sempat bertanya-tanya sebenarnya apa keinginan ualama’ kita ini :shock: ? tapi sayangnya pertanyaan tak pernah terjawabkan karena beragamnya keinginan ualama’ sekarang ini :evil:
TAPI JANGAN KUATIR saudara-saudaraku seaqidah ternyata umat sudah pada melek dan sudah tidak tidur lagi….mereka akan bisa membedakan mana yang harus di ikuti dan mana yang harus ditinggalkan….Allahuakbar… :grin:

]]>
By: hendar http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-152 hendar Mon, 16 Feb 2009 07:00:47 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-152 :cool: hatur nuhun :cool:
hatur nuhun

]]>
By: Felix Siauw http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-126 Felix Siauw Sat, 31 Jan 2009 15:59:16 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-126 wa'alaikum salam warahmatullah... dalam Islam penentuan hukum ada 3 jenis mas: (1) baik dan buruk = ditentukan Allah, (2) benar dan salah = ditentukan ahlinya dan (3) administratif teknis = boleh berdasarkan kesepakatan, dan ketiganya ini adalah dalilnya dari Qur'an dan Sunnah betul, kita berharap pejuang syari'ah tau batasannya, dan kita selalu mendoakan mereka berada dalam batasan-batasan yang diridhai Allah Begini, demokrasi adalah sebuah sistem yang memang dibuat untuk mengakomodasi orang selain Islam untuk bisa menang, jadi kalo ada orang antisyari'at menjadi calon, ini wajar dalam sistem demokrasi, lagipula kalopun calon yang menang yang tidak anti-islam, toh sama aja kedzalimannya.. Kalo begitu coba kita pikira agak ekstrim sedikit :mrgreen: 1. kalo seandainya semua orang indonesia pilih partai islam,maka seluruh parlemen orang pro dan pejuang syari'ah, lalu apakah berarti undang2 dan konstitusinya bakal berubah? jawabannya tidak, karena sejarah sudah membuktikan. FIS di Aljazair menang pemilu 80%, tapi dianulir oleh militer, HAMAS juga menang pemilu, tapi langsung tidak diakui. Ini fakta bahwa demokrasi memang sistem yang mengakomodasi orang2 dan aturan selain Islam 2. Kalo semua orang muslim nggak mendukung pemerintahan, dan semua parlemen orang kafir dan anti Islam, bukankah pemerintahan jadi gak legitimate? kita biarin aja mereka heheheheh.. Nah, justru keberadaan kita dan dukungan kita malah menjadikan legitimasi mereka untuk melanjutkan kekufuran.. Jadi masalahnya bukan disitu, tapi masalahnya berkompromi dengan sistem kufur nggak pernah dicontohkan sama rasul :smile: Maaf sekali, tulisan ini nggak dimaksudkan untuk mendebat, cuma penjelas aja, dan nggak menjadikan setiap muslim yang berjuang di manapun dia menjadi musuh. bagi saya semua Islam tetap partner dan mitra dalam dakwah.. Mohon maaf sekali lagi :wink: dan terimakasih atas kommennya :mrgreen: wa’alaikum salam warahmatullah…
dalam Islam penentuan hukum ada 3 jenis mas: (1) baik dan buruk = ditentukan Allah, (2) benar dan salah = ditentukan ahlinya dan (3) administratif teknis = boleh berdasarkan kesepakatan, dan ketiganya ini adalah dalilnya dari Qur’an dan Sunnah

betul, kita berharap pejuang syari’ah tau batasannya, dan kita selalu mendoakan mereka berada dalam batasan-batasan yang diridhai Allah

Begini, demokrasi adalah sebuah sistem yang memang dibuat untuk mengakomodasi orang selain Islam untuk bisa menang, jadi kalo ada orang antisyari’at menjadi calon, ini wajar dalam sistem demokrasi, lagipula kalopun calon yang menang yang tidak anti-islam, toh sama aja kedzalimannya..

Kalo begitu coba kita pikira agak ekstrim sedikit :mrgreen:
1. kalo seandainya semua orang indonesia pilih partai islam,maka seluruh parlemen orang pro dan pejuang syari’ah, lalu apakah berarti undang2 dan konstitusinya bakal berubah? jawabannya tidak, karena sejarah sudah membuktikan. FIS di Aljazair menang pemilu 80%, tapi dianulir oleh militer, HAMAS juga menang pemilu, tapi langsung tidak diakui. Ini fakta bahwa demokrasi memang sistem yang mengakomodasi orang2 dan aturan selain Islam

2. Kalo semua orang muslim nggak mendukung pemerintahan, dan semua parlemen orang kafir dan anti Islam, bukankah pemerintahan jadi gak legitimate? kita biarin aja mereka heheheheh.. Nah, justru keberadaan kita dan dukungan kita malah menjadikan legitimasi mereka untuk melanjutkan kekufuran.. Jadi masalahnya bukan disitu, tapi masalahnya berkompromi dengan sistem kufur nggak pernah dicontohkan sama rasul :smile:

Maaf sekali, tulisan ini nggak dimaksudkan untuk mendebat, cuma penjelas aja, dan nggak menjadikan setiap muslim yang berjuang di manapun dia menjadi musuh. bagi saya semua Islam tetap partner dan mitra dalam dakwah..

Mohon maaf sekali lagi :wink: dan terimakasih atas kommennya :mrgreen:

]]>
By: sambada http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-125 sambada Sat, 31 Jan 2009 00:34:17 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-125 Yang menjadi masalah, dalam memilih wakil rakyat yang akan duduk di kursi legislatif, akad perwakilan ini menjadi bathil, karena ada satu rukun yang bermasalah, yaitu rukun “perkara yang diwakilkan”. Ketika kita mewakilkan kepada wakil rakat, maka wakil rakyat itu nantinya akan melakukan tugasnya atas perwakilan dari kita, apa saja tugas wakil rakyat: (1)fungsi legislasi (membuat hukum), (2)fungsi anggaran, dan (3)fungsi mengoreksi penguasa. Dalam pandangan Islam,hak membuat hukum hanyalah milik Allah semata, sehingga tidak diperbolehkan bagi manusia untuk melakukan fungsi itu Sesungguhnya hukum itu hanyalah hak Allah (TQS Yusuf [12]: 40) Pak, Kalau hukum yang dibuat misalnya hukum tentang masalah lalulintas, pembatasan penggunaan kendaraan, penggunaan fasilitas umum atau yang sejenis apakah tidak boleh? Atau hal-hal yang di Al-Qur'an dan As-Sunnah tidak dijelaskan secara rinci apakah kita juga nggak boleh membuat perundangannya? Kalau mereka yang berjuang untuk menegakkan Syariat Islam pastilah mereka tahu akan batasannya. Mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Paling tidak untuk memperkecil kemudharatan yang akan timbul. Kemudian kalau kita tahu ada seorang calon pemimpin yang Zholim dan bahkan anti syariat islam dan kita ada kesempatan meskipun sangat kecil kesempatan itu untuk mencegahnya dia naik jadi pimpinan dan kita mengabaikan kesempatan tersebut, bukankah kita juga akan dimintai pertanggung jawaban kita? :roll: Wassalam. Yang menjadi masalah, dalam memilih wakil rakyat yang akan duduk di kursi legislatif, akad perwakilan ini menjadi bathil, karena ada satu rukun yang bermasalah, yaitu rukun “perkara yang diwakilkan”. Ketika kita mewakilkan kepada wakil rakat, maka wakil rakyat itu nantinya akan melakukan tugasnya atas perwakilan dari kita, apa saja tugas wakil rakyat: (1)fungsi legislasi (membuat hukum), (2)fungsi anggaran, dan (3)fungsi mengoreksi penguasa. Dalam pandangan Islam,hak membuat hukum hanyalah milik Allah semata, sehingga tidak diperbolehkan bagi manusia untuk melakukan fungsi itu

Sesungguhnya hukum itu hanyalah hak Allah (TQS Yusuf [12]: 40)

Pak,

Kalau hukum yang dibuat misalnya hukum tentang masalah lalulintas, pembatasan penggunaan kendaraan, penggunaan fasilitas umum atau yang sejenis apakah tidak boleh? Atau hal-hal yang di Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak dijelaskan secara rinci apakah kita juga nggak boleh membuat perundangannya?

Kalau mereka yang berjuang untuk menegakkan Syariat Islam pastilah mereka tahu akan batasannya. Mana yang boleh dan mana yang tidak boleh. Paling tidak untuk memperkecil kemudharatan yang akan timbul.

Kemudian kalau kita tahu ada seorang calon pemimpin yang Zholim dan bahkan anti syariat islam dan kita ada kesempatan meskipun sangat kecil kesempatan itu untuk mencegahnya dia naik jadi pimpinan dan kita mengabaikan kesempatan tersebut, bukankah kita juga akan dimintai pertanggung jawaban kita?

:roll:

Wassalam.

]]>
By: Adidhar al Jawie http://biotis.co.id/felix/2009/01/29/fatwa-golput-isyarat-gagalnya-demokrasi/#comment-123 Adidhar al Jawie Fri, 30 Jan 2009 16:00:26 +0000 http://biotis.co.id/felix/?p=161#comment-123 setelah saya buka2 KITAB DEMOKRASI disebutkan bahwa mencoblos itu adalah hak bukan keWAJIBan. disebutkan dalam bab BID'AH bahwa orang yang berlebihan dalam masalah ini, sampai2 menyatakan bahwa mencoblos itu WAJIB maka itu adalah BID'AH YANG SESAT DAN MENYESATKAN. Jadi demokrasi sendiri, memBID'AHkan pendapat "nyoblos" itu wajib setelah saya buka2 KITAB DEMOKRASI
disebutkan bahwa mencoblos itu adalah hak bukan keWAJIBan.
disebutkan dalam bab BID’AH
bahwa orang yang berlebihan dalam masalah ini,
sampai2 menyatakan bahwa mencoblos itu WAJIB maka itu adalah BID’AH YANG SESAT DAN MENYESATKAN.
Jadi demokrasi sendiri, memBID’AHkan pendapat “nyoblos” itu wajib

]]>